STANDAR ETIKA PROFESI TI
Kode
etik dan sikap profesional ini terdiri dari 24 butir perintah yang
diformulasikan sebagai pernyataan dari tanggung jawab personal. Kode ini berisi
banyak isu yang sangat mungkin akan dihadapi oleh seorang profesional.
Perintah-perintah tersebut dibagi menjadi 4 bagian. Bagian 1 menguraikan dalam
garis besar pertimbangan etis yang mendasar, sedangkan bagian 2 menjabarkan
pertimbangan sikap profesional yang lebih spesifik. Perintah-perintah pada
bagian 3 menyinggung secara lebih spesifik pada individu yang memiliki peran
pemimpin, baik di tempat kerja maupun sebagai anggota organisasi seperti ACM.
Prinsip-prinsip menyangkut pemenuhan terhadap kode ini diberikan di bagian 4.
Bagian 1.
General moral imperatives
1.1.
Contribute to society and human well-being
Seorang
profesional di bidang komputer, ketika mendisain dan mengimplementasikan sistem,
harus dapat memastikan bahwa hasil kerjanya akan digunakan dengan cara-cara
yang bisa diterima secara sosial, akan memenuhi kebutuhan sosial, dan akan
menghindari efek berbahaya terhadap kesehatan dan kesejahteraan.
1.2. Avoid
harm to others
Prinsip ini
melarang penggunaan teknologi komputer dalam cara-cara yang dapat mengakibatkan
bahaya kepada pengguna, masyarakat umum, pekerja, dan lain-lain. Perbuatan
berbahaya termasuk penghancuran dan modifikasi secara sengaja terhadap berkas
dan program yang berakibat hilangnya sumber daya atau pengeluaran yang tidak
perlu.
1.3. Be
honest and trustworthy
Seorang
profesional yang jujur tidak akan membuat pernyataan yang salah atau menipu
secara sengaja mengenai sebuah sistem atau desain sistem, tetapi malah akan
memberikan penyingkapan secara menyeluruh semua keterbatasan dan masalah dari
sistem tersebut.
1.4. Be
fair and take action not to discriminate
Dalam masyarakat
yang adil, seluruh individu akan memiliki kesempatan yang sama dalam, atau
medapatkan keuntungan dari, penggunaan sumber daya komputer tanpa memperhatikan
suku, gender, agama, umur, keterbatasan fisik, kewarganegaraan atau
faktor-faktor lainnya.
1.5. Honor
property rights including copyrights and patent
Pelanggaran
terhadap hak cipta, hak paten, rahasia dagang, dan seluruh bentuk lisensi
lainnya dilarang oleh hukum di sebagian besar negara. Kopi dari perangkat lunak
seharusnya dibuat hanya dengan otorisasi pemiliknya.
1.6. Give
proper credit to intellectual property
Seorang
profesional diwajibkan untuk melindungi integritas dari properti intelektual.
Secara lebih spesifik, seseorang tidak boleh mengakui ide atau hasil kerja
orang lain sebagai miliknya, bahkan ketika ide atau hasil kerja tersebut belum
dilindungi oleh hak cipta, hak paten, atau lainnya.
1.7.
Respect the privacy of others
Tanggung jawab
seorang profesional adalah untuk mempertahankan kerahasiaan dan integritas data
individu. Ini termasuk mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan akurasi
data, dan juga melindunginya dari akses tidak diotorisasi atau penyingkapan
tidak sengaja kepada individu yang tidak tepat. Selanjutnya, prosedur-prosedur
harus dibuat agar setiap individu bisa meninjau kembali data mereka dan
memperbaiki kesalahan data.
1.8. Honor
confidentiality
Prinsip kejujuran
diperluas sampai kepada isu kerahasiaan informasi kapanpun seseorang telah
berjanji secara eksplisit untuk menghormati kerahasiaan atau, secara implisit,
ketika informasi pribadi tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan yang harus
dilakukannya.
Bagian 2. More
spesific professional responsibilities
2.1.
Strive to achieve the highest quality, effectiveness, and dignity in both the
process and products of professional work
Kesempurnaan
mungkin merupakan keharusan bagi seorang profesional. Profesional di bidang
komputer harus berusaha untuk meraih kualitas terbaik dan sadar akan
konsekuensi negatif yang serius yang terjadi karena kualitas buruk dari sebuah
sistem.
2.2.
Acquire and maintain professional competence
Kesempurnaan
tergantung pada setiap individu yang mengambil tanggung jawab untuk memperoleh
dan mempertahankan kompetensi profesional. Seorang profesional harus
berpartisipasi dalam menentukan standar untuk level kompetensi yang sesuai, dan
berusaha untuk meraih standar tersebut.
2.3. Know
and respect existing laws pertaining to professional work
Anggota ACM
harus mematuhi hukum lokal, provinsi, nasional, dan internasional yang berlaku
kecuali ada dasar etika yang memaksakan untuk tidak mematuhinya.
2.4.
Accept and provide appropriate professional review
Kualitas kerja
profesional tergantung dari tinjauan dan kritik profesional. Setiap individu
sebaiknya meminta dan memanfaatkan tinjauan individu profesional lainnya dan
juga memberikan tinjauan kritis terhadap hasil kerja individu lain.
2.5. Give
comprehensive and thorough evaluations of computer systems and their impacts,
including analysis of possible risks
Seorang
profesional harus berusaha untuk perhatian, teliti, dan objektif ketika
mengevaluasi, merekomendasikan, dan mempresentasikan deskripsi sistem dan
alternatifnya. Setiap tanda bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh sistem harus
dilaporkan kepada siapapun yang mempunyai kesempatan dan/atau tanggung jawab
untuk memecahkan masalah tersebut.
2.6. Honor
contracts, agreements, and assigned responsibilities
Menghormati
komitmen seseorang adalah masalah integritas dan kejujuran. Untuk seorang
profesional di bidang komputer, ini termasuk memastikan bahwa elemen-elemen
sistem berfungsi seperti yang diinginkan. Juga, ketika seseorang menjalin
kontrak untuk bekerja dengan suatu kelompok, orang tersebut mempunyai kewajiban
untuk menginformasikan kelompok tersebut tentang kemajuan pekerjaannya.
2.7.
Improve public understanding of computing and its consequences
Seorang
profesional mempunyai kewajiban untuk berbagi pengetahuan teknis dengan publik
dengan cara mendorong pemahaman terhadap komputer, termasuk pengaruh dari
sistem komputer dan keterbatasannya.
2.8.
Access computing and communication resources only when authorized to do so
Seseorang harus
selalu memiliki persetujuan yang sesuai sebelum menggunakan sumber daya sistem,
termasuk port komunikasi, file space, periferal sistem lainnya, dan waktu
komputer.
Bagian 3.
Organizational leadership imperatives
3.1.
Articulate social responsibilities of members of an organizational unit and
encourage full acceptance of those responsibilities
Pemimpin
organisasi harus mendorong partisipasi total dalam memenuhi kewajiban sosial
dan juga kualitas performa.
3.2.
Manage personnel and resources to design and build information systems that
enhance the quality of working life
Pemimpin
organisasi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem komputer
meningkatkan, bukan menurunkan, kualitas dari kehidupan kerja.
3.3.
Acknowledge and support proper and authorized uses of an organization’s
computing and communication resources
Pemimpin
organisasi mempunyai kewajiban untuk mendefinisikan secara jelas penggunaan
yang tepat dan tidak tepat sumber daya komputer organisasi. Walaupun jumlah dan
lingkup peraturan sebaiknya minimal, peraturan tersebut harus dijalankan secara
penuh.
3.4.
Ensure that users and those who will be affected by a system have their needs
clearly articulated during the assessment and design of requirements; later the
system must be validated to meet requirements
Pengguna sistem
sekarang, pengguna potensial, dan orang lain yang hidupnya mungkin terpengaruh
oleh sebuah sistem harus dinilai kebutuhannya dan dimasukkan kedalam pernyataan
persyaratan. Validasi sistem harus memastikan pemenuhan terhadap persyaratan
tersebut.
3.5.
Articulate and support policies that protect the dignity of users and others
affected by a computing system
Profesional
dalam bidang komputer yang berada dalam posisi sebagai pembuat keputusan harus
harus memeriksa bahwa sistem didisain dan diimplementasikan untuk melindungi
rahasia pribadi dan meningkatkan martabat.
3.6.
Create opportunities for members of the organization to learn the principles
and limitations of computer systems
Kesempatan harus
tersedia untuk seluruh anggota untuk menolong mereka meningkatkan pengetahuan
dan kemampuan komputernya, termasuk membiasakan diri mereka dengan konsekuensi
dan keterbatasan tipe-tipe sistem tertentu.
Bagian 4.
Compliance with the code
4.1.
Uphold and promote the principles of this code
Setiap anggota
ACM harus taat pada prinsip-prinsip yang tercantum dalam kode etik ini dan juga
mendorong dan mendukung ketaatan oleh anggota lainnya.
4.2. Treat
violations of this code as inconsistent with membership in the ACM
Ketaatan
profesional terhadap sebuah kode etik adalah masalah kerelaan. Tetapi, jika
seorang anggota tidak mengikuti kode ini dengan melakukan pelanggaran fatal,
keanggotaan ACM dapat dibatalkan.
Computer Ethnics Institute ( The Ten Commandements of Ethics )
Etika Komputer Institute (CEI) adalah penelitian nirlaba, pendidikan, dan organisasi kebijakan publik terfokus pada isu, dilema, dan tantangan kemajuan teknologi informasi dalam kerangka etis. CEI berbasis di Washington, DC, Amerika Serikat.The Ten Commandements of Ethics
1. Thou Shalt Not Use A Computer
To Harm Other People.
2. Thou Shalt Not Interfere With Other People’s Computer Work.
3. Thou Shalt Not Snoop Around In Other People’s Computer Files.
4. Thou Shalt Not Use A Computer To Steal.
5. Thou Shalt Not Use A Computer To Bear False Witness.
6. Thou Shalt Not Copy Or Use Proprietary Software For Which You have Not Paid.
7. Thou Shalt Not Use Other People’s Computer Resources Without Authorization Or Proper Compensation.
8. Thou Shalt Not Appropriate Other People’s Intellectual Output.
9. Thou Shalt Think About The Social Consequences Of The Program You Are Writing Or The System You Are Designing.
10. Thou Shalt Always Use A Computer In Ways That Insure Consideration And Respect For Your Fellow Humans.
2. Thou Shalt Not Interfere With Other People’s Computer Work.
3. Thou Shalt Not Snoop Around In Other People’s Computer Files.
4. Thou Shalt Not Use A Computer To Steal.
5. Thou Shalt Not Use A Computer To Bear False Witness.
6. Thou Shalt Not Copy Or Use Proprietary Software For Which You have Not Paid.
7. Thou Shalt Not Use Other People’s Computer Resources Without Authorization Or Proper Compensation.
8. Thou Shalt Not Appropriate Other People’s Intellectual Output.
9. Thou Shalt Think About The Social Consequences Of The Program You Are Writing Or The System You Are Designing.
10. Thou Shalt Always Use A Computer In Ways That Insure Consideration And Respect For Your Fellow Humans.
Di bawah rencana arah umum, mengatur dan
mengarahkan jasa pengolahan data untuk departemen; memberikan bantuan yang
sangat teknis dan staf untuk aplikasi keuangan dan lainnya, termasuk sistem,
desain analisis dan pengembangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar